Terkait RUU Pemilu, Yasonna Berharap ke Partai Pendukung

    Home / Berita Politik / Terkait RUU Pemilu, Yasonna Berharap ke Partai Pendukung

Terkait RUU Pemilu, Yasonna Berharap ke Partai Pendukung

0

Pemerintah ingin ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold di angka 20-25% di RRU Pemilu. Pemerintah berharap partai pendukung pemerintah bisa mendukung keinginan pemerintah ini.

“Masih dalam pembicaraan, lobi-lobi. Ya, partai-partai pendukung pemerintah kita harapkan sesuai hasil lobi itulah kira-kira. Sudah ada beberapa kesepakatan,” kata Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/6/2017).

Yasonna menegaskan, pelaksanaan pemilu dari waktu ke waktu seharusnya semakin menguatkan sistem presidensial, menyederhanakan partai, penguatan sistem parlemen, dan penguatan sistem rekruitmen di DPR.

“Kita harapkan Juli sudah selesai. Seharusnya kita harapkan satu atau dua minggu inilah,” pungkas Yasonna.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo bersikukuh agar presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden 20%. Alasannya, angka itu sudah konstitusional.

“Alasan 20% sudah terbukti, di zaman (terpilihnya) SBY dan juga Jokowi, tidak ada masalah. Kita punya argumentasi konstitusional, tidak ada strategi, kecuali kemarin 0% dan sekarang (mendadak) jadi 20% nah itu baru (strategi),” kata Tjahjo di Kementrian Dalam Negeri, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.